2 bulan yang lalu. Ketika itu hani mendapatkan satu panggilan tak terjawab di HP pribadinya. Beberapa saat setelah ditinggal ke belakang. Nomor baru di Handphone. belum bernama dan tidak ku kenal. Padahal hani selalu penasaran dengan nomor baru yang masuk ke HP-nya. Tapi sial, pulsa di HP-nya tidak mencukupi untuk melakukan pangglan. Bahkan sms pun tidak bisa. Hani tangguhkan hinggal esok hari di tempat kerja.
Pagi hari di kantor, ia mencoba menghubungi nomor baru itu. Setelah semalam ia penasaran.
" halo."
" halo juga."
Suara laki-laki di seberang sana. Siapa gerangan.
"Tadi malam, kmu misscall aku, ya?"
"tidak!". Jawabnya.
dia ngelak terus.Hany terus meyakinkan dia.
"Coba deh, lihat panggilan keluar semalam."
"Tidak ada!". laki-laki itu malah meyakinkanku balik.
"Memang nomor kamu berapa?.". tanyanya.
"ini nomer aku." hani coba kasih jawaban.
Sialan .,.,!!!!
Hani tersentak kaget. Tiba-tiba laki-laki itu tertawa lepas."Tidak tau etika banget sich.". Gumamnya.
Hani mencoba menanyakan kembali, siapa laki-laki itu. Eh, malahan tertawanya semakin jadi. Tidak berhenti-henti. Kuntilanak kali.Hani baru menyadari kalau laki-laki itu adalah aglis. Orang yang selama ini musuh dalam dunia maya.
Beberapa hari terakhir ini hani memang intens sms on-line ketika aglis siaran. Dari situ, mungkin aglis dapat nomerku. Pasti
Lebih gilanya lagi. Aglis mulai sms aneh-aneh ke hani. Tak tau apa maksudnya aglis seperti itu. Hani jawab aja apa yang dia mau. Padahal hani eneg dengan sms dia yang mulai ngawur.
Mulai dari itu. Aglis mulai berani ngajakin ketemuan. "Ingin tau hani itu seperti siapa. Nabila syakieb atau dian sastro.". Tapi hani tidak mau tau dulu ketemuan. Sok jual mahal. Pantang seorang cewek langsung ngomong, "ya". Untuk seorang yang belum lama dikenal. Itu semua prinsip. Tidak bisa diubah. Bahkan digantipun sangat sulit.
Aglis pantang menyerah. Suatu ketika pasti akan mengatakan ya. Aglis yakin akan hal itu. Dan memang benar, Hani mengiyakan untu ketemuan di hari minggu ini.
Sebelum berangkat. Hani confirm kalu dirinya sedang on the way. Sepanjang jalan, keinget terus aglis. Hani tak mengerti ini. Tapi rasanya ingin sekali cepat bertemu dengan sosok yang bernama aglis. Perasaan ini lain. Diakuinya.
Hani tak mengerti apa yang sedang dipikirkan. tapi rasa-rasanya sudah 2 jam ia berdiri sendiri. Menunggu. Lalu lintas kendaraan di depannya membuatnya pusing. Tenggorokan kering. Duduk, lama-lama capek. Ngoyod. Hani bagaikan seonggok orang asing di situ. Atau yang lebih. Bagaikan bunga yang indah nan harum di antara kumbang-kumbang penarik becak yang sudah pada tua. Beruban. Berkulit legam. Berkeringat. Bingung apa yang harus diperbuat. Katanya--sebentar lagi gue nyampe neh, lagi otw. Sabar bu. habis mau datang tidak bilang-bilang dulu , mendadak kaya ini--. Terangnya waktu ditelepon.
Padahal hani ingat benar. Kemarin sudah niat dan ngomong mau main hari minggu ini. Kenapa aku yang disalahkan.
Hani sibuk sendiri. Ngitung berapa jumlah kendaraan yang lewat. Dipandanginya serius. Namun sesaat dipalingkannya ke arah lain. Hani rasa sekarang saatnya untuk pulang. 3 jam berlalu menunggu yang tak pasti. Sesaat tubuh ini akan beranjak pergi, seseorang berdiri tegak di depan persis. Tersenyum melihatku.
Dia mengulurkan tangannya. Tersenyum dan berasa hangat dan bersahabat. Kusambutnya.
"Aglis."
"Hani." jawabku.
"Maaf, ya. sudah menunggu lama. Habis tidak beritau dulu, kalau kamu mau datang. Jadi nunggu lama kaya gini".
"sudahlah. Tidak usah dibahas lagi". Hani agak kesel, sambil menatap dia di hadapannya.
Untuk menebus rasa bersalahnya.Aglis ngajak hani jalan-jalan. Toko buku Gramedia. Sampai menyisir trotoar jalanan kota. Ujung-ujungnya nyampe ke sebuah bioskop. Layaknya seorang pasangan. Tapi hani belum berpikir sampai ke situ.
Kamis, 05 November 2009
Minggu, 01 November 2009
semuanya tentang adit bag.2
cling.,.,..,.
"tiba-tiba, otak kiriku bekerja. ide muncul dalam beberapa saat.
hani menunggu saat-saat yang tepat untuk meluncurkan aksinya. Misi yang tersimpan beberapa saat kemarin, siap untuk direalitikan. Hati ini rasanya tak sabar. Melihat aglis hancur berantakan. Tak berdaya.Terpukul. Memohon-mohon untuk mengembalikan keadaannya seperti semuala.
hah..,.,kayaknya rasanya puas.
Hiruk pikuk di kota ini membuat hani, malam ini lelah banget. Direbahkannya tubuhnya di atas kasur yang empuk bermotifkan bunga-bunga yang indah. Wewangian aromaterapi membuatnya tertidur lelap.
* * *
hani dapati
"tiba-tiba, otak kiriku bekerja. ide muncul dalam beberapa saat.
hani menunggu saat-saat yang tepat untuk meluncurkan aksinya. Misi yang tersimpan beberapa saat kemarin, siap untuk direalitikan. Hati ini rasanya tak sabar. Melihat aglis hancur berantakan. Tak berdaya.Terpukul. Memohon-mohon untuk mengembalikan keadaannya seperti semuala.
hah..,.,kayaknya rasanya puas.
Hiruk pikuk di kota ini membuat hani, malam ini lelah banget. Direbahkannya tubuhnya di atas kasur yang empuk bermotifkan bunga-bunga yang indah. Wewangian aromaterapi membuatnya tertidur lelap.
* * *
hani dapati
Selasa, 27 Oktober 2009
semuanya tentang adit bag.1
Hani tak henti-hentinya memandangi, melototin sebuah layar komputer. Matanya menyorot tajam, menelusuri satu per satu kata yang terangkai menjadi sebuah kalimat di fesbuk. Serius dan tak bergeming meskipun gempa bumi menggoyangnya. Ia tercengang, ada yang menggelitik hatinya. Rasanya ingin sekali ia berkomentar langsung di hadapannya.
"sayank,.you make me crazy"
Hani memiliki sejuta tanya, mengapa aglis posting status di fesbuknya seperti itu. Apakah ia pasang untuk seseorang yang spesial, atau hanya iseng semata. Hani tak tahu pasti.
Hani mulai berpikir, belakangan ini ia rasa aglis ada sesuatu yang beda. Sesuatu yang jarang terlihat oleh hani. Tapi aglis selalu menyanggahnya dan menutui perasaan yang sedang ia rasakan. Padahal hani sendiri teman baiknya. Ya, meskipun pertemanannya memang terlihat aneh. Tapi belakangan ini pertemanan lewat dunia maya sudah sering terjadi, dan itu semua baik-baik saja.
* * *
91.9 fm . Aglis sendiri seorang penyiar radio sekaligus announcer. Kegiatannya bisa dibilang padat. Pagi, ia kuliah sampe sore, malamnya baru ia kerja yakni siaran. Sebenernya aglis, hani kenal dari teman sekolah yang sudah lama tidak ketemu. Aneh bin ajaib, partner kerja aglis juga. Benar apa kata pepatah, ternyata dunia ini tidak seluas daun kelor. Meskipun jauh , tapi pertemanan mengalahkan jarak yang membentang, meskipun lautan sekalipun.
Perkenalannya dengan aglis pun, hani tidak sangka. Bahkan kalaupun diijinkan oleh Tuhan, lebiah baik jangan. Karena akan terlalu sakit bila dirasakan.
Pic Ariel "peterpan" bersama seorang anak kecil menjadi alasan mengapa kami bertemu dan berteman sampai saat ini. Ia tak terima kalau pic Ariel "peterpan" ada yang nyamain yang ia pasang di fesbuknya. Padahal Hani sendiri tak sengaja, ia asal comot dari koleksi pic-nya.
Aglis elalu menulis status ke hani. Ia protes, melayangkan rasa tidak sukanya. Ibarat pejabat negara, ia selalu protes dengan pendapat dan keputusan pimpinan. Selalu berada di barisan depan, gagah dan berani. Lantang ia menyuarakan pendapatnya agar diterima.
Hani merasa diri ini tak bersalah sedikitpun atas apa yang diperbuat. Itu semua hak orang, semua orang bisa melakukannya. Kenapa aku tidak, hani yakin dengan pendapatnya. Sangat yakin, bahkan bisa dibilang 1000 persen ia yakin.
Amarah hani semakin memuncak tatkala ia sudah tidak tahan dengan notes yang di kirim aglis. Dengan semangat "45 nya yang membara, hani melabrak aglis, tapi apa mau dikata, hani sendiri seorang cewek. Mana ada sich, seorang cewek punya kekuatan lebih dari seorang cowok. Terkecuali ia seorang superwoman dalam film-film action yang diharuskan menang melawan musuh-musuhnya.
hufh.,.kesal sendiri.
'ayo berpikir pintar, cepat beritau aku. taktik apa yang harus kupakai". peritah hani untuk otaknya sendiri. Berusaha keras, pantang mundur. Aku sudah tidak tahan dengan semuanya. Ingin rasanya, aku bejek2 tu muka, uwel-uwel tu rambut. kawus.,.,
"sayank,.you make me crazy"
Hani memiliki sejuta tanya, mengapa aglis posting status di fesbuknya seperti itu. Apakah ia pasang untuk seseorang yang spesial, atau hanya iseng semata. Hani tak tahu pasti.
Hani mulai berpikir, belakangan ini ia rasa aglis ada sesuatu yang beda. Sesuatu yang jarang terlihat oleh hani. Tapi aglis selalu menyanggahnya dan menutui perasaan yang sedang ia rasakan. Padahal hani sendiri teman baiknya. Ya, meskipun pertemanannya memang terlihat aneh. Tapi belakangan ini pertemanan lewat dunia maya sudah sering terjadi, dan itu semua baik-baik saja.
* * *
91.9 fm . Aglis sendiri seorang penyiar radio sekaligus announcer. Kegiatannya bisa dibilang padat. Pagi, ia kuliah sampe sore, malamnya baru ia kerja yakni siaran. Sebenernya aglis, hani kenal dari teman sekolah yang sudah lama tidak ketemu. Aneh bin ajaib, partner kerja aglis juga. Benar apa kata pepatah, ternyata dunia ini tidak seluas daun kelor. Meskipun jauh , tapi pertemanan mengalahkan jarak yang membentang, meskipun lautan sekalipun.
Perkenalannya dengan aglis pun, hani tidak sangka. Bahkan kalaupun diijinkan oleh Tuhan, lebiah baik jangan. Karena akan terlalu sakit bila dirasakan.
Pic Ariel "peterpan" bersama seorang anak kecil menjadi alasan mengapa kami bertemu dan berteman sampai saat ini. Ia tak terima kalau pic Ariel "peterpan" ada yang nyamain yang ia pasang di fesbuknya. Padahal Hani sendiri tak sengaja, ia asal comot dari koleksi pic-nya.
Aglis elalu menulis status ke hani. Ia protes, melayangkan rasa tidak sukanya. Ibarat pejabat negara, ia selalu protes dengan pendapat dan keputusan pimpinan. Selalu berada di barisan depan, gagah dan berani. Lantang ia menyuarakan pendapatnya agar diterima.
Hani merasa diri ini tak bersalah sedikitpun atas apa yang diperbuat. Itu semua hak orang, semua orang bisa melakukannya. Kenapa aku tidak, hani yakin dengan pendapatnya. Sangat yakin, bahkan bisa dibilang 1000 persen ia yakin.
Amarah hani semakin memuncak tatkala ia sudah tidak tahan dengan notes yang di kirim aglis. Dengan semangat "45 nya yang membara, hani melabrak aglis, tapi apa mau dikata, hani sendiri seorang cewek. Mana ada sich, seorang cewek punya kekuatan lebih dari seorang cowok. Terkecuali ia seorang superwoman dalam film-film action yang diharuskan menang melawan musuh-musuhnya.
hufh.,.kesal sendiri.
'ayo berpikir pintar, cepat beritau aku. taktik apa yang harus kupakai". peritah hani untuk otaknya sendiri. Berusaha keras, pantang mundur. Aku sudah tidak tahan dengan semuanya. Ingin rasanya, aku bejek2 tu muka, uwel-uwel tu rambut. kawus.,.,
Kamis, 16 April 2009
petualangan cinta april dg prajutit negara.
alun-alun bagi kaum muda adalah salah satu tempat nongkrong yang gratis, murah meriah.banyak makanan dijajakan.april, usi, imu, sedang jalan sore-sore pas malam minggu.Pertemuannya dengan umar tidak sengaja di warung tenda makanan di tepian alun-alun kota. Awalnya april cuek bebek dengan yang namanya umar ini, dia curi-curi pandang dari seberang meja.
perkenalannyapun pada waktu itu april tidak ataupun kurang meresponnya dengan baik. ia mengaku sebagai seorang prajurit negara. April sendiri suka dengan orang yang kalem, tidak segenit ini, selalu cari-cari perhatian. meskipun april cuek bebek dengan namanya umar, apalagi baru dia kenal. akhirnya yang dikhawatirkan oleh april dan imu terjadi juga. usi yang dikenal genit ini, merespon umar sangat berlebihan. dan tanpa sepengetahuan april, usi memberikan nomor telepon rumah april pada umar. malam esok harinya, dering telepon rumah mulai sering berbunyi, tidak lain tidak bukan ia umar.
dengan seringnya umar telepon, ia sangat agresif, dalam berkatapun ia pintar. ia minta ijin untuk main ke rumah april. tanpa ada rasa curiga atau maksud terselubung, april memperbolehkannya main. seiring diijinkannya main, umar malah makin sering main dan bahkan dering teleponpun sering kali berbunyi. sebagai seorang prajurit, umar mulai melancarkan misinya, anak panah dan busurnya nulai disiapkan untuk dilepaskan dan dibidik ke sasaran, akan tetapi umar adalah seorang prajurit tak mungkin memiliki busur panah dan bukan seorang pemburu. yang ia puanya hanyakah amunisi dan granat serta sepucuk senjata api. amunisi siap untuk di tembakkan ke sarang hati dan granat cinta siap untuk dilemparkan untuk meluluh lantahkan hatinya. karena umar sudah yakin kalau april akan menerimanya.
setelah gerilya selama beberapa bulan terakhir ini, akhirnya misinyapun berhasil, dan menyusup ke daerah target. disambutnya umar dengan baik dan hati yang senang. seiring berjalannya waktu, kebahagiaan selalu menyelimuti pasangan ini yang sedang dimabuk asmara. bulan ramadhan telah tiba. sebagai seorang pacar, umar selalu dan mungkin sering kali berbuka puasa di rumah april, semeja dengan ayah dan ibu. orang tua april menganggapnya sudah seperti keluarga sendiri, tanpa ada rasa canggung dan rikuh. maklum sebagai seorang prajurit dan jauh dari orang tua, selalu dan dituntut harus hidup mandiri. umar sendiri asalnya dari malang, kota yang sejuk dan jauh dari polusi kota.
''sumar menganggapnya sebagai berkah dan lumayan mendapat pacar yang lumayan kaya. tidak kekurangan apapun, kesempatan yang bagus, hitung-hitung mengirit pengeluaran bulanan apalagi harus kirim uang ke kampung''. curhatnya pada diri sendiri.
kehidupan umar sangat terjamin, lapar tinggal main ke rumah sang pacar. makanan tersedia. layaknya sebuah hotel, rumah april selalu dijadikan tempat singgah, kapanpun tanpa mengenal waktu, pagi siang malam.
perkenalannyapun pada waktu itu april tidak ataupun kurang meresponnya dengan baik. ia mengaku sebagai seorang prajurit negara. April sendiri suka dengan orang yang kalem, tidak segenit ini, selalu cari-cari perhatian. meskipun april cuek bebek dengan namanya umar, apalagi baru dia kenal. akhirnya yang dikhawatirkan oleh april dan imu terjadi juga. usi yang dikenal genit ini, merespon umar sangat berlebihan. dan tanpa sepengetahuan april, usi memberikan nomor telepon rumah april pada umar. malam esok harinya, dering telepon rumah mulai sering berbunyi, tidak lain tidak bukan ia umar.
dengan seringnya umar telepon, ia sangat agresif, dalam berkatapun ia pintar. ia minta ijin untuk main ke rumah april. tanpa ada rasa curiga atau maksud terselubung, april memperbolehkannya main. seiring diijinkannya main, umar malah makin sering main dan bahkan dering teleponpun sering kali berbunyi. sebagai seorang prajurit, umar mulai melancarkan misinya, anak panah dan busurnya nulai disiapkan untuk dilepaskan dan dibidik ke sasaran, akan tetapi umar adalah seorang prajurit tak mungkin memiliki busur panah dan bukan seorang pemburu. yang ia puanya hanyakah amunisi dan granat serta sepucuk senjata api. amunisi siap untuk di tembakkan ke sarang hati dan granat cinta siap untuk dilemparkan untuk meluluh lantahkan hatinya. karena umar sudah yakin kalau april akan menerimanya.
setelah gerilya selama beberapa bulan terakhir ini, akhirnya misinyapun berhasil, dan menyusup ke daerah target. disambutnya umar dengan baik dan hati yang senang. seiring berjalannya waktu, kebahagiaan selalu menyelimuti pasangan ini yang sedang dimabuk asmara. bulan ramadhan telah tiba. sebagai seorang pacar, umar selalu dan mungkin sering kali berbuka puasa di rumah april, semeja dengan ayah dan ibu. orang tua april menganggapnya sudah seperti keluarga sendiri, tanpa ada rasa canggung dan rikuh. maklum sebagai seorang prajurit dan jauh dari orang tua, selalu dan dituntut harus hidup mandiri. umar sendiri asalnya dari malang, kota yang sejuk dan jauh dari polusi kota.
''sumar menganggapnya sebagai berkah dan lumayan mendapat pacar yang lumayan kaya. tidak kekurangan apapun, kesempatan yang bagus, hitung-hitung mengirit pengeluaran bulanan apalagi harus kirim uang ke kampung''. curhatnya pada diri sendiri.
kehidupan umar sangat terjamin, lapar tinggal main ke rumah sang pacar. makanan tersedia. layaknya sebuah hotel, rumah april selalu dijadikan tempat singgah, kapanpun tanpa mengenal waktu, pagi siang malam.
Selasa, 17 Maret 2009
liBurAN yg seru
ingin tau kenapa,.,,liburan minggu kemarin,.,seru alias sipp lah,.,secara ya,., dah lama aku ga jalan2 selama dan sepuas itu,.orang yang baru aku kenal lagi,.,sok tau and sok kenal gitu,.,akrab bgt kya udah kenal lama ,.,ceplas-ceplos,.,awalnya c bete bgt gtu,.,tau g , aku nunggu sekian lama untuk seorang dia,.,coba berapa jam,., 3 jam lebih aku nunggu dia, ampe bokong ini ngoyod alias ngakar ( bhs banyumase )setelah konfirm k die,.,eh malah die masih tidur,.,dan g di tempat biasanya lg,.,malah lg d kampung ,.ndeso lg
Langganan:
Postingan (Atom)